Charitas Hospital Palembang memperingati Hari Orang Sakit Sedunia 2026, Menghadirkan Kasih Lewat Perayaan Ekaristi
Suasana khidmat menyelimuti Kapel Biara Charitas Pusat Palembang pada Rabu, 11 Februari 2026. Dalam rangka memperingati Hari Orang Sakit Sedunia ke-34, Charitas Hospital Palembang menggelar Misa Kudus untuk mendoakan para pasien dan staf rumah sakit yang memberikan pelayanan.
Peringatan tahunan yang diinisiasi sejak masa Paus Yohanes Paulus II ini menjadi momen refleksi mendalam bagi seluruh elemen di Charitas Group untuk kembali meneguhkan komitmen pelayanan kesehatan yang memanusiakan manusia.
Perayaan Ekaristi yang Penuh Harapan
Misa dipimpin oleh Romo Laurensius Suwanto, SCJ yang bertugas di Charitas Hospital Palembang. Dalam homilinya, Romo menekankan bahwa kehadiran rumah sakit bukan sekadar sebagai penyedia jasa medis, melainkan sebagai perpanjangan tangan kasih Tuhan bagi mereka yang sedang dalam kelemahan fisik.
"Sakit bukan sekadar penderitaan, melainkan momen di mana kita diundang untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta. Melalui layanan di Charitas, kita ingin setiap pasien merasa tidak sendirian dalam perjuangan mereka," ujar Romo dalam khotbahnya.
Diakhir khotbahnya Romo berpesan. “Kita harus berbelarasa pada sesama kita terutama bagi para pasien yang sedang sakit”
Dihadiri Yayasan, Manajemen Korporat dan Manajemen Rumah sakit
Acara ini tidak hanya diikuti staf rumah sakit, perwakilan keluarga pasien dan pasien, umat, para staf pensiunan, serta Biarawati Fransiskus Charitas, tetapi juga dihadiri langsung oleh :
- Pengurus Yayasan Rumah sakit Charitas
- Manajemen Korporat Charitas Group.
- Jajaran Direksi Charitas Hospital Palembang.
Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan dukungan penuh manajemen terhadap aspek spiritualitas pasien (pastoral care), yang menjadi salah satu pilar utama dalam pemulihan pasien di seluruh jejaring Charitas Group.
Komitmen Pelayanan Kasih
Setelah prosesi Misa, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian bingkisan pada pasien yang sedang dirawat di ruang perawatan. Langkah ini diambil untuk memberikan penguatan moril dan tanda kasih yang diberikan secara langsung kepada para pasien yang tidak bisa hadir di kapel karena kondisi kesehatan mereka.
Pihak manajemen menyampaikan bahwa momentum 11 Februari 2026 ini menjadi pengingat bagi seluruh tenaga kesehatan di Charitas Hospital Palembang untuk selalu melayani dengan KASIH, sesuai dengan nilai-nilai dasar yang telah ditanamkan oleh para suster pendiri
Kembali